Langsung ke konten utama

Postingan

First Love, First Scooter

       Malam yang kelam di antara rimbunan ketapang di sudut kota yang sepi, aku duduk menyendiri dalam selimut dingin. Sebatang rokok masih tersisa sepertiga, terjepit erat di antara jari manis. Gelas plastik kumiringkan enam puluh derajat supaya sisa-sisa kopi yang terselip pada ampasnya terkumpul untuk seruput terakhir. Pohon tempatku bersandar tak hendak mengusikku apalagi mengajakku ngobrol saat pandanganku tertuju pada gerak-gerik lunglai pemulung kota yang mengumpulkan puing-puing sampah berserakan yang rindu ditempatkan dalam wadah nyaman yang bernama tong sampah.        Sedang di seberang mata berderet gedung-gedung pencakar langit, entah siapakah pemiliknya, seperti apa rupanya, bagaimana kesehariannya, adakah perbedaan yang mencolok antara aku dan dia, lalu sebatas apa aku mampu bersaing atau bahkan bisa mengungguli kesuksesan mereka? Apakah mungkin aku yang sebatang kara di kota besar ini bisa memiliki salah ...

Qalbu itu..

Qalbu yang biasanya dipahami sebagai hati, sebenarnya adalah otak atau pikiran. Saya berani bilang begitu, karena segala sesuatu yang tercipta dalam emosi adalah bersumber dari bagian kecil dalam otak yang disebut Sistem Limbik. Oleh karena otak tidak mampu mengekspresikan sensasi perasaan yang timbul, ditransferlah pada bagian yang dianggap mewakili, yaitu hati, itupun telah melalui proses berrantai yang tentu saja tidak bisa kita lihat dan tidak bisa kita kendalikan seutuhnya dalam raga kita. *tersenyum panjaaaaangg.. sambil bilang, 'sampe di sini dulu tulisanku kali ini ya, so'alnya belum shalat ashar, ini sebentar lagi mo maghrib.' :(

Fans Dunia Akhirat

Alisia Rininta Salam'alaikum.... Hey... Boleh curhat ya.. *Harusnya emang boleh, karena ini blog-ku sendiri :) (Curahan hati ini fenomenal sekali, karena ini adalah sesuatu yang paling tersembunyi dalam ruang rahasiaku di pojok paling dalam kamar hatiku yang seharusnya tidak kubuka). Tapi, layaknya gunung merapi, suatu saat pasti akan meletus juga (dan ini saatnya aku yang meletus). Lihat ekspresi wajah itu, menurutmu apa yang sedang ia rasakan?? (Ekspresi ini yang selalu kupandangi tiap kali melihat wallpaper hp-ku). Dan, maukah kamu tahu?? Tolong bilang, "Iya, mau".  (Tanya lagi dong, mau tahu apa??) Aku kagum pada wajah ini. Ekspresi melownya saat ia kebingungan memilih calon suami untuknya (ini salah satu adegan dalam sinetron Ustadz Fotocopy). Ia cantik, murah hati, dan semoga benar ia sholehah (dalam kehidupan nyata).  Bisa dikatakan, aku termasuk fans prianya yang punya niat menikah dengannya (ga salah dong, punya harapan...

KAMU HARUS LEBIH HEMAT Part I

Dikisahkan di sebuah desa di Negeri Yuwessei, hiduplah dua orang petani yang sama-sama ulet bekerja. Ketenaran mereka menjangkau hingga ke desa-desa tetangga. Oleh warga di desanya, mereka menjadi terkenal karena terdapat perbedaan yang menonjol diantara mereka. Meskipun sama-sama ulet dan rajin bekerja, dengan lahan yang sama-sama luasnya, meskipun waktu keberangkat dan waktu sampainya kembali ke rumah sama, namun perbandingan hasil pertanian keduanya sungguh sangat jauh berbeda.  Adalah si Arnold memiliki ladang yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalnya, sedangkan ladang si Stalone terletak jauh ke tengah hutan. Selidik punya selidik, rasa penasaran warga selama ini pun terkuak. Berhasilnya Arnold dalam bercocok tanam ternyata lebih disebabkan oleh jarak tempuh menuju ladangnya tidak memakan waktu yang lama dibandingkan dengan Stalone. Nah, menyadari akan hal ini, Stalone bertekad akan memikirkan cara agar bisa melampaui si Arnold.  Melewati beberapa...

KAMU HARUS LEBIH HEMAT Part II

Beberapa teori yang saya baca, lalu saya cocokkan dengan ilustrasi analisa saya selama jelang beberapa tahun terakhir, akhirnya saya bisa menyimpulkan beberapa hal yang menjadi penyebab kenapa bangsa Indonesia jauh tertinggal dari bangsa-bangsa barat dan beberapa bangsa di Asia. Penyebab utamanya adalah masalah waktu dan penggunaannya. Pertama, bahasa . Bangsa-bangsa barat menggunakan bahasa inggris untuk percakapan sehari-hari dan berbisnis. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi mereka mendapatkan informasi, dibandingkan dengan kita yang memang harus belajar dulu bahasa mereka, dan itu membutuhkan waktu. Kamu bisa hitung sendiri perbedaan suku kata dan waktu yang dibutuhkan dalam pengucapannya.; Sun (satu suku kata, dalam bahasa Indonesia diucapkan dalam empat suku kata; ma-ta-ha-ri), Luck (ke-ber-un-tung-an), Rest (Is-ti-ra-hat), Than (Ke-mu-di-an), dst. Dalam mengucapkan kata aslinya, kita butuh waktu yang lebih hemat dibanding dengan kalau diartikan kedalam bahasa Indone...

MEMBACA SEHAT

Jika kamu penggemar buku atau kutu buku, ada baiknya kamu cek keajegan pendapatku berikut, sekarang. Tapi kalau memang kamu tidak suka atau belum berminat jadi kutu (tanpa buku), mulai dari sekarang sajalah, 'kan lumayan tambah satu lagi pengunjung blog -ku :D Menjaga agar mata tetap merasa nyaman dan aman dengan menunjukkan kepedulian dan perhatian kita merawatnya, sungguh sebuah kebijaksaan yang tak ternilai harganya. Tentu saja dong, kamu ga' mau ngorbanin anugerah terindahmu, sepasang mata sehat hanya demi memuaskan hasrat membacamu. Makanya, kalau kamu sayang sama kedua matamu, tunjukkan bahwa kamu memang peduli untuk merawatnya. salah satu bentuk pedulinya, yah, ngelanjutin bacanya. Mau ya???? Memang kebanyakan dari penggemar baca buku umumnya lupa waktu kalau sudah terlalu asyik dengan bacaannya. Berikut ada 3 vitamin buat mata tanpa harus dikonsumsi langsung, sekedar buat diingat-ingat sewaktu-waktu seandainya mata sudah mulai terasa letih. Tips pe...

Pupus

Kopi hitam ini.. Menambah panjang malam galauku. Harusnya kuseduh untuk menemani obrolan panjang bersamamu, nyatanya... Hati yang kuharap akan berlabuh pada dermaga cintaku, merubah haluan pada arah yang lain. Headset retak yang tersambung dengan bungkusan plastik lakban, menyajikan lagu-lagu sendu pelipur asa yang kandas. Kasur lusuh dengan seperangkat bantal dan guling, siap menampung seluruh beban ragaku untuk kurebahkan segala risauku. Hanya malam, setidaknya dalam lingkar khayal, aku berselancar bebas dengan imaji nakal tentang dirimu.