Langsung ke konten utama

Pariwisata Lokal

Seperti yang kita tahu, Indonesia memiliki keunikan yang berbeda-beda pada setiap daerah. Masing-masing wilayah mempunyai beragam kelebihan yang mampu membuat kita berdecak kagum. Keunikan dan kelebihan itu masih banyak yang belum tersentuh oleh tangan manusia. Media masih belum sepenuhnya mempublikasikan keindahan alam Indonesia lebih detil dan terinci.

Ngomong-ngomong soal pariwisata yang belum terlalu dipublikasi, ada sebuah daerah pariwisata lokal yang saat ini sedang gencar-gencarnya diliput media masa. Pariwisata lokal daerah kabupaten Dompu - NTB. Pemkab Dompu sedang mempersiapkan diri mengadakan sebuah even besar bertajuk budaya dan pariwisata yang diberi nama "Tambora Menyapa Dunia".Kegiatan yang melibatkan berbagai instansi dan elemen masyarakat ini bertujuan untuk memperingati 200 tahun meletusnya gunung Tambora.

Sebagai anak daerah yang telah banyak makan garam di Jakarta, saya sendiri pun terlibat untuk membantu salah satu even dari kegiatan "Tambora Menyapa Dunia" yang diadakan oleh sebuah lembaga yang bernama "Tambora Initiative".

”Tambora Initiative” adalah sebuah organisasi yang memiliki kepedulian terhadap upaya mendorong peneguhan Tambora sebagai ikon pariwisata Pulau Sumbawa, sekaligus terlibat dalam menginisiasi pelaksanaan kegiatan promotif untuk mendukung peringatan dua abad letusan Gunung Tambora.

Salah satu acara yang saya diberi kepercayaan untuk berpartisipasi oleh ”Tambora Initiative” ini adalah "Tambora Savanna Run".

Komentar

  1. Selamat siang, terima kasih pernah berkunjung ke disbudpar.ntbprov.go.id
    Selamat ya...mudahan Event Tambora Savana Run bisa berjalan dengan baik.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sahabatku Bernama Dafin

“Loe tuh ganteng, Yom. Tapi.... banyak tapinya, wkwkwkwk.” Seloroh Dafin saat aku bercermin dan bertanya padanya, “Gue udah ganteng, belum?” Ini yang kesekian kalinya dia meledek aku dengan canda khasnya yang slengean. Dafin, nama bekennya. Tapi memiliki nama asli yang ditulis secara sadar oleh petugas pencatat akta kelahiran nama seorang perempuan. Ya, di KTP-nya terulis jelas nama yang jauh dari sifat maskulin, akan tetapi sejatinya seorang pria tulen, Fitri Anna nama aslinya.   Pertemuan pertama dengan Dafin terjadi di tempat kerja, di sebuah apartemen bintang lima, Apartemen Batavia. Bukan sebagai staf front office , bukan sebagai penjaga pantry, apalagi sebagai manajer, bukan. Lebih dari itu, aku dan Dafin sama-sama sebagai pekerja jasa yang harus selalu memastikan setiap area di setiap sudut bangunan bersih dan nyaman bagi penghuni maupun tamu apartemen. Hanya berkisar lima menit, aku sudah merasakan kemistri dengan Davin dan sejak hari pertama berkerja. Mempertimba...

First Love, First Scooter

       Malam yang kelam di antara rimbunan ketapang di sudut kota yang sepi, aku duduk menyendiri dalam selimut dingin. Sebatang rokok masih tersisa sepertiga, terjepit erat di antara jari manis. Gelas plastik kumiringkan enam puluh derajat supaya sisa-sisa kopi yang terselip pada ampasnya terkumpul untuk seruput terakhir. Pohon tempatku bersandar tak hendak mengusikku apalagi mengajakku ngobrol saat pandanganku tertuju pada gerak-gerik lunglai pemulung kota yang mengumpulkan puing-puing sampah berserakan yang rindu ditempatkan dalam wadah nyaman yang bernama tong sampah.        Sedang di seberang mata berderet gedung-gedung pencakar langit, entah siapakah pemiliknya, seperti apa rupanya, bagaimana kesehariannya, adakah perbedaan yang mencolok antara aku dan dia, lalu sebatas apa aku mampu bersaing atau bahkan bisa mengungguli kesuksesan mereka? Apakah mungkin aku yang sebatang kara di kota besar ini bisa memiliki salah ...

Lusi, Gadis Pantry

 Di balik pintu kaca pantry yang silau oleh bayangan lampu dari lobi, ada sosok seorang gadis belia duduk anggun berbalut seragam kemeja putih dan celana hitam, wajahnya yang mungil dan cerah mampu mengalihkan pandangan beberapa orang pria yang sedang memasuki pintu lobi atau yang sedang menuju pintu lift apartemen. Sesekali datang menggoda anak-anak cleaning servis atau karyawan maintenance diwaktu luang demi menarik hati si gadis belia.  Sementara di belakang sana, di sebuah ruang kecil bersebelahan dengan ruang pantry, ruang toilet untuk tamu apartemen, ada seorang remaja laki-laki sedang gelisah dilanda kasmaran dengan gadis pantry. Hari ini ia berencana mengutarakan perasaan yang ia pendam sejak  pertama mengenalnya.  Setangkai bunga mawar plastik berwarna merah yang ia pilih di pasar Mayestik, Jakarta Selatan, untuk persiapan nembak gebetannya lengkap dengan secarik kertas berisi puisi. Di depan kaca toilet, ia berbicara dengan bayangannya berulang-ulang mengha...